Logo Perkumpulan

  1. Logo merupakan milik resmi Perkumpulan (Punguan) Hutanamora Pakpahan dan Boru Jabodetabek.
  2. Logo digunakan oleh Pengurus untuk keperluan administrasi persuratan resmi. Setiap dokumen surat wajib dibubuhi tanda tangan Ketua Umum serta stempel basah Perkumpulan Hutanamora Pakpahan dan Boru Jabodetabek.
  3. Logo dapat digunakan oleh setiap wilayah dengan ketentuan mengganti tulisan “JABODETABEK” sesuai dengan nama wilayah masing-masing.
  4. Deskripsi dan makna logo Perkumpulan (Punguan) diatur dan diuraikan lebih lanjut dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Uraian dan Makna Logo

Logo Perkumpulan Hutanamora Pakpahan dan Boru Jabodetabek memiliki arti dan makna sebagai berikut:

a. Tugu bertuliskan “Hutanamora Pakpahan”
Melambangkan keberadaan pomparan Hutanamora sebagai keturunan sah Toga Pakpahan.

b. Lambang api yang menyala di puncak tugu
Melambangkan semangat yang berkobar dari keturunan (pomparan) Hutanamora untuk terus maju dan berkembang dalam berbagai bidang kehidupan.

c. Anak tangga pada bagian bawah tugu
Melambangkan bahwa populasi keturunan Hutanamora Pakpahan telah berkembang dan bertumbuh dari generasi ke generasi.

d. Bentuk segitiga
Melambangkan falsafah Dalihan Na Tolu, dengan penjabaran sebagai berikut:

  • Sisi segitiga bertuliskan “Punguan Hutanamora”, melambangkan Somba Marhula-hula.
  • Sisi segitiga bertuliskan “Pakpahan Dohot Boruna”, melambangkan Elek Marboru.
  • Sisi segitiga datar bertuliskan “Jabodetabek”, melambangkan Manat Mardongan Tubu.

e. Tiga lingkaran berwarna merah pada setiap sudut segitiga
Melambangkan tiga garis keturunan Hutanamora, yaitu Op. Ampanulappak, Op. Datu Ronggur Diaji, dan Op. Porhas Manjunging.

f. Warna logo
Warna dominan pada logo adalah Merah, Hitam, dan Putih sebagai ciri khas suku Batak, yang memiliki makna sebagai berikut:

  • Merah melambangkan keberanian.
  • Hitam melambangkan ketangguhan dan kepemimpinan.
  • Putih melambangkan kesucian.

Makna filosofis lainnya, warna tersebut juga melambangkan tingkatan alam dalam kepercayaan Batak, yaitu:

  • Banua Toru (Hitam) – Alam Kematian
  • Banua Tonga (Merah) – Alam Kehidupan
  • Banua Ginjang (Putih) – Alam Surga

Uraian ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pemahaman terhadap logo Perkumpulan Hutanamora Pakpahan dan Boru Jabodetabek.